Sunday, October 9, 2011

Lyn

semalam
berjalan tanpa sadar
melilau merayau
di tengah kota
penoh manusia
tersepit terkepit
di celah celah
hiruk pikuk
peloh nafas yang
melemaskan

berkuron terkurong
otak mengecot serabot
berputar berfikir
mencari yang tenang

bila dipikirkan tentang dia
jasad ini lemas
di celahan ramai
hanyot dalam sayu
hadir-nya dia meragot segala
terkunci mati
hati-nya murni melemah jasad ini
jatoh layu oleh dia yang dirindu

walau dalam sempit ini
walau dalam lemas ini
hadir-nya dia
membuka segala segar
meniup segala tenang
meluas segala lapang

Tuesday, September 27, 2011

"everybody`s changing and I don`t feel the same"

Hope and fears
Keane

Friday, September 16, 2011

"Bagi orang-orang lelaki, saat duduk melepak minum kopi atau teh bersama kawan-kawan adalah antara detik-detik bahagia dalam hidupnya. Kami akan rayakan detik itu. Sembang kosong dan jenaka-jenaka bodoh akan menambahkan kegembiraan kami."

NOTA-NOTA GILA
MOHD JAYZUAN

Sunday, September 4, 2011

Anirahman L. Redan

KUALI

Mula-mula

panaskan minyaknya
kemudian
bila segalanya tersedia
barulah kau masukkan hatiku,
kau gorenglah
biar kuman hasad dengki
kuman riak takbur
kuman iri hati
dendam kesumat
dan tamak haloba terus mati

Lantas
sesudah itu
hati yang kecut dan kering tadi
kau campakkan pada
anjing yang lumpuh
yang hampir mati!


Utusan Zaman
1994


Tuesday, August 23, 2011

hari menangis
menitiskan rintik rintik hujan
sayu dan pilu
bertiupan
bersama mengalunkan
doa-doa
hamba yang lemah
hamba-hamba yang memohon
limpah rahmat-Nya

tangisan itu
kian sebak
merintih ketakutan
mengenang dosa lalu
pilu hati ini
memikirkan sisa sisa hidup
yang kian luput
menunggu menanti
saatnya pergi

dan tatkala hujan redop
petanda hari akan cherah
menjadi harapan kita
hamba yang lemah
akan redha-Nya tuhan yang esa

Ramadhan 17 1432