from dream to dream
I stuck
like a loop
a broken record
keep on spinning
on the same track
there's no rewind
there's no flashback
it was all
statick
Monday, October 9, 2017
ph-alse
Twisted mind
broken heart after rain break a leg harsh hustle never mind in tiny hole rumble
rumbling thud trouble loop intrigue numb sweetest nightmare speak for darkest
night enlighten dump cold stars that never shine do dreams come true moon
sleeps I doubt that skies never blue blunt the taken path relentless awaken in
shadows frighten to death sweeping skies with air broom negative vibe maniac
aid nicotine juice blank sculp my scalp perish oh why can’t I stuck still
stumble shock outnumbered flank out excessive slumber deep down inside fool
outrageous I can’t take it bafoon muffle helpless sight restraint joyous never
see the back of my eye lids hopeless sight thrash forsaken for granted hopeless
sigh scream my lungs out whisper fierce anger brawl brain leftover strangle
fracture fist frantic crack crawl cold bust burst.
Wednesday, October 19, 2016
eyes only
Di tiap pandang dan lihat
tak tertumpah tangisnya walau sesaat
tenung tajamnya
tak ternampak geram amarah
kelipan tak berjiwa
entah berduka dalam suka
walau lihatnya tiada bicara
pedih tertusuk
ke lembah lara
luluh hati berkecai
sayu dalam derita
terpendam kaku dalam sendiri
dalam diam membisu hati.
tak tertumpah tangisnya walau sesaat
tenung tajamnya
tak ternampak geram amarah
kelipan tak berjiwa
entah berduka dalam suka
walau lihatnya tiada bicara
pedih tertusuk
ke lembah lara
luluh hati berkecai
sayu dalam derita
terpendam kaku dalam sendiri
dalam diam membisu hati.
Kau yang aku kenal
Di balik raut wajah
tersembunyi segala lelah dan penat
keperitan dalam tawar senyum
kau telah menempuh
segala payah dan derita
agar didikan ajarmu
terpahat akhirat di tiap jiwa
dunia tak lagi bererti bagimu
walau kadangnya ia berkejam durjana
demi secalit manis bahagia
kau curahkan segala kasih keringat
kelak di sana terbalas jua.
tersembunyi segala lelah dan penat
keperitan dalam tawar senyum
kau telah menempuh
segala payah dan derita
agar didikan ajarmu
terpahat akhirat di tiap jiwa
dunia tak lagi bererti bagimu
walau kadangnya ia berkejam durjana
demi secalit manis bahagia
kau curahkan segala kasih keringat
kelak di sana terbalas jua.
Monday, October 17, 2016
26
mata yang diratap
telah kering tangisnya
serak suaramu
perlahan menghembus zikir
gerak jarimu
bertahlil dalam ketar
walau tubuhmu
kian lemah dimamah usia
dalam sabar kau menyahut
di tiap seruan Ilahi
sungguh teguh kubu imanmu
walau senjamu kian berlabuh
telah kering tangisnya
serak suaramu
perlahan menghembus zikir
gerak jarimu
bertahlil dalam ketar
walau tubuhmu
kian lemah dimamah usia
dalam sabar kau menyahut
di tiap seruan Ilahi
sungguh teguh kubu imanmu
walau senjamu kian berlabuh
Subscribe to:
Posts (Atom)