Tuesday, March 26, 2013

Dalam kita jauh berpergian
tumpulkan lidah
tajamkan iman

jika hati
sombong meninggi
ketulahan menanti
jiwa tak kembali

Ole-ole buat Ayah

Meniti papan berpapah perlahan
Elak selumbar menusuk meranjau
Adat bujang hidup berjauhan
Ke tempat orang jiwa merantau

Tenggelam mentari ke arah barat
Senja memanggil malam yang sepi
Bertukar tradisi, resam, dan adat
Jasa dan budi ditabur diberi

Bunga dan kumbang saling merapat
Jiwa merindu sayang meneman
Walau hati mengidam terpikat
Hasrat tertahan teguhkan iman

Jiwa merindu keluarga di kampung
Singgah sebentar di pekan pagi
Barang dikirim dibeli digendong
Untuk tersayang senyum menanti

Ilmu dicari iman ditatang
Tibalah waktu jiwa kembali
Bagai sirih pulang ke gagang
Pulangnya bujang menabur bakti

Monday, February 18, 2013

Kerna Dia

memperhambakan hati ini
maka akulah
yang leka ditiap tika
yang lalai ditiap lena
mengharap sebuah Kasih
daripada Empunya
Segala Ada

Tuesday, February 5, 2013

hilang

resah awan
meratapi pemergian yang sayu
perpisahan
antara cinta dan kasih
yang kekal dan abadi

tirai hari tidak terselak
hari ini
melabuh mengekang
tembusan sinar pagi

adapun matahari menyinari
sinaran yang kelam pudar pagi

bunga tak lagi kembang mekar
menguncup melayu
tertunduk pilu

hari ini
hari perpisahan
antara cinta dan kasih
yang kekal dan abadi

dan dunia tak lagi mengerti

Friday, February 1, 2013

Bongkak menentang jurus
lena tak terjaga
kabur tak terpandang